:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pemkot-Bandar-Lampung-Bagikan-4-Kg-Telur-per-Bulan-untuk-1081-Keluarga.jpg)
Bandar Lampung - Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan telur gratis kepada keluarga berisiko stunting sebagai upaya meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di Aula Semergou, Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Selasa (9/6/2026).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandar Lampung, Henny Maryuniwati, mengatakan bantuan telur yang disalurkan saat ini merupakan alokasi untuk satu bulan dan akan berlanjut selama dua bulan berikutnya kepada penerima yang sama.
"Yang dibagikan hari ini untuk satu bulan, dan insya Allah akan berlanjut pada dua bulan berikutnya dengan penerima yang sama," ujarnya.
Menurut Henny, program bantuan pangan tersebut akan berlangsung selama tiga bulan. Setiap penerima manfaat akan menerima 4 kilogram telur setiap bulan.
Sementara itu, Aklim Sahadi mengatakan program bantuan telur merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat yang menjadi sasaran bantuan sosial.
"Program ini merupakan upaya pemerintah dalam membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat yang menjadi sasaran bantuan sosial," katanya.
Berdasarkan data rekapitulasi penerima bantuan tahun 2026, Kecamatan Panjang dan Sukarame menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, masing-masing sebanyak 144 penerima manfaat.
Selanjutnya, Kecamatan Teluk Betung Timur tercatat memiliki 72 penerima, Kemiling 69 penerima, Tanjungkarang Barat 68 penerima, Rajabasa dan Teluk Betung Utara masing-masing 62 penerima, Langkapura 60 penerima, serta Bumi Waras 57 penerima.
Kecamatan Tanjung Senang dan Tanjungkarang Pusat masing-masing memiliki 50 penerima bantuan. Kemudian Kecamatan Kedamaian sebanyak 42 penerima, Labuhan Ratu 34 penerima, Enggal 33 penerima, Kedaton 31 penerima, dan Way Halim 29 penerima.
Sementara itu, Kecamatan Teluk Betung Selatan memiliki 16 penerima manfaat, Tanjungkarang Timur 9 penerima, dan Teluk Betung Barat menjadi wilayah dengan jumlah penerima paling sedikit, yakni 7 penerima.
Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan telur pada 2026 mencapai 1.081 keluarga sasaran.
Social Header
Cari Blog Ini