:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/OKUPANSI-HOTEL-Kepala-Dinas-Pariwisata-Kota.jpg)
Bandar Lampung - Libur panjang Hari Raya Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila pekan lalu berdampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian di Kota Bandar Lampung.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, mengatakan tingkat okupansi hotel selama periode tersebut rata-rata mencapai 70 persen.
“Untuk sektor pariwisata sudah pasti berdampak. Dari okupansi hotel rata-rata di angka 70 persen,” kata Adiansyah, Jumat (5/6/2026).
Ia menyebut puncak kunjungan wisatawan terjadi pada Minggu.
Selain itu, jumlah kunjungan ke berbagai destinasi wisata di Bandar Lampung meningkat sekitar 15 hingga 20 persen dibanding hari biasa.
Meski belum dapat menyampaikan nilai transaksi maupun jumlah pasti wisatawan, Adiansyah memastikan pergerakan tersebut memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah.
“Hotel ramai, pusat oleh-oleh ramai, kuliner juga meningkat. Ada efek berantai ke sektor lain seperti rental mobil dan usaha pendukung pariwisata lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan aktivitas wisata juga berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor hotel, rumah makan, destinasi wisata, hingga jasa transportasi.
Social Header
Cari Blog Ini