Cari Blog Ini

Breaking News

Pemkot Bandar Lampung sebut tujuh KMP dijadikan gerai besar guna mendukung program pemerintah pusat

 Pemkot Bandarlampung sebut tujuh KMP dijadikan gerai besar

BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mengatakan bahwa tujuh Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) bakal dijadikan gerai besar guna mendukung program pemerintah pusat.

"Saat ini terdapat 69 gerai koperasi yang sudah terbentuk, tujuh di antaranya direncanakan menjadi gerai besar, sementara sisanya merupakan gerai skala kecil," kata Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandarlampung, Rahma, di Bandarlampung, Minggu.

Ia mengatakan bahwa Pemkot Bandarlampung menargetkan satu kelurahan memiliki satu Koperasi Merah Putih (KMP) sehingga total terdapat 126 KKMP di kota ini.

"Jadi dari 126 KKMP yang bakal di bangun saat ini sudah ada 69 gerai yang terbentuk," ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga kini baru satu gerai besar yang selesai dibangun, yakni gerai yang berada di kawasan Perumnas Way Halim, tepatnya di belakang PKOR Way Halim.

“Yang baru launching kemarin di Perumnas Way Halim itu sudah tahap selesai pembangunan, tinggal pengisian saja,” ujarnya.

Rahma menerangkan, pembangunan gerai usaha koperasi tersebut merupakan bagian dari program pengembangan ekonomi kerakyatan yang didorong pemerintah pusat dan daerah.

 

 

 

“Untuk pembangunan lahan gerai usaha ada tujuh di Bandarlampung, dan yang baru selesai pembangunan baru satu gerai yang sudah bisa dilihat di KKMP Perumnas Way Halim,” jelasnya.

Lurah Gulak Galik, Sobri mengatakan, saat ini koperasi di wilayahnya baru menjalankan kegiatan simpan pinjam antar anggota karena belum memiliki bangunan gerai yang dapat digunakan untuk aktivitas usaha maupun pemasaran produk lokal.

“Untuk sementara sembako juga belum berjalan karena gerainya masih dibangun. Jadi yang berjalan baru simpan pinjam antar anggota saja,” katanua.

Sobri menyampaikan, saat ini koperasi di Kelurahan Gulak Galik memiliki lebih dari 50 anggota yang terdiri dari pengurus dan anggota koperasi.

"Namun hingga kini produk lokal unggulan belum dapat dipasarkan karena belum tersedianya gerai. Tentunya kami harap gerai koperasi dapat selesai dibangun sesuai target pada Agustus 2026 sehingga aktivitas koperasi bisa berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," kata dia.

© Copyright 2026 - Harian Pena