:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Wali-Kota-Bandar-Lampng-ajak-mahasiswa-peduli-lingkungan.jpg)
BANDA LAMPUNG - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menghadiri kegiatan Studium Generale, Senin (6/4/2026) di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung.
Kegiatan tersebut dirangkai dengan pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa KBM Universitas Lampung (Unila).
Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana mengajak BEM Unila untuk bersinergi dengan Pemkot Bandar Lampung dalam membangun Kota Tapis Berseri.
Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa, khususnya dalam bidang pendidikan, kepedulian terhadap lingkungan, serta memberikan kritik yang konstruktif bagi pembangunan daerah.
"Mahasiswa harus bisa menjadi mitra strategis pemerintah, termasuk dalam memberikan masukan yang membangun demi kemajuan kota," ujarnya.
Sementara itu, Ketua BEM U KBM Unila terpilih, Aditiya Putra Bayu menegaskan bahwa keberadaan BEM bukan sekadar bagian dari sistem kampus. Melainkan representasi mahasiswa yang memiliki fungsi kontrol terhadap kebijakan publik.
"Kami siap bersinergi dan berkolaborasi jika kebijakan berpihak kepada rakyat. Namun jika tidak, kami akan terus mengawal," tegasnya.
Rektor Unila, Lusmeilia Afriani menyampaikan bahwa pelantikan BEM dan Studium General ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat peran strategis mahasiswa.
Menurutnya, mahasiswa memiliki tiga peran utama, yakni sebagai agen perubahan, penjaga nilai, dan penggerak sosial, terutama dalam menghadapi tantangan menuju era Industri 5.0 dan visi Indonesia Emas 2045.
Kegiatan bertema Mahasiswa sebagai Katalisator Perubahan serta Pusat Gerak Menuju Industri 5.0 dan Indonesia Emas 2045 ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.
Social Header
Cari Blog Ini