Cari Blog Ini

Breaking News

Wakil Ketua Komisi III DPRD Bandarlampung Ingatkan Pentingnya Kepedulian Lingkungan

 

BANDARLAMPUNG- Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Dedi Yuginta, mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan guna mencegah terjadinya banjir yang kerab melanda sejumlah wilayah di kota tapis berseri ini.

Hal itu disampaikannya saat kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) yang digelar di wilayah Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur pada, Sabtu (7/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut,  anggota Fraksi PDI-P ini menyinggung peristiwa banjir yang terjadi di berbagai titik di Kota Bandar Lampung. Ia mengingatkan masyarakat agar menjaga lingkungan masing-masing, termasuk tidak membuang sampah sembarangan serta tetap mempertahankan pohon yang ada di sekitar rumah.

“Kemarin banjir terjadi di mana-mana. Mari kita jaga lingkungan kita masing-masing. Jangan buang sampah sembarangan. Pohon yang ada di rumah juga jangan ditebang karena itu berfungsi sebagai resapan air,” ujarnya.

Menurut Dedi, banjir yang terjadi kali ini merupakan salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Ia bahkan mengaku rumahnya yang telah ditempati selama 15 tahun baru pertama kali terdampak banjir.

“Selama saya tinggal di rumah itu sekitar 15 tahun, baru kemarin air masuk sekitar 10 sentimeter ke dalam rumah. Itu belum pernah terjadi sebelumnya, dan kemarin juga sampai menimbulkan korban jiwa,” katanya.

Ia menegaskan bahwa persoalan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Upaya pemerintah dalam melakukan pencegahan, menurutnya, akan sia-sia apabila masyarakat tidak ikut menjaga lingkungan.

“Walaupun pemerintah berupaya mencegah, kalau masyarakat masih membuang sampah sembarangan yang menyebabkan drainase tersumbat, tentu akan sulit mengatasi banjir,” jelasnya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Dedi Yuginta, mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan guna mencegah terjadinya banjir yang kerab melanda sejumlah wilayah di kota tapis berseri ini.

Hal itu disampaikannya saat kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) yang digelar di wilayah Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur pada, Sabtu (7/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut,  anggota Fraksi PDI-P ini menyinggung peristiwa banjir yang terjadi di berbagai titik di Kota Bandar Lampung. Ia mengingatkan masyarakat agar menjaga lingkungan masing-masing, termasuk tidak membuang sampah sembarangan serta tetap mempertahankan pohon yang ada di sekitar rumah.

“Kemarin banjir terjadi di mana-mana. Mari kita jaga lingkungan kita masing-masing. Jangan buang sampah sembarangan. Pohon yang ada di rumah juga jangan ditebang karena itu berfungsi sebagai resapan air,” ujarnya.

Baca Juga  Sosialisasi PIP-WK Legislator PKS Tegaskan  Ksehatan Adalah Aset Paling berharga yang slSering Dianggap Sepele

 

Menurut Dedi, banjir yang terjadi kali ini merupakan salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Ia bahkan mengaku rumahnya yang telah ditempati selama 15 tahun baru pertama kali terdampak banjir.

“Selama saya tinggal di rumah itu sekitar 15 tahun, baru kemarin air masuk sekitar 10 sentimeter ke dalam rumah. Itu belum pernah terjadi sebelumnya, dan kemarin juga sampai menimbulkan korban jiwa,” katanya.

Ia menegaskan bahwa persoalan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Upaya pemerintah dalam melakukan pencegahan, menurutnya, akan sia-sia apabila masyarakat tidak ikut menjaga lingkungan.

“Walaupun pemerintah berupaya mencegah, kalau masyarakat masih membuang sampah sembarangan yang menyebabkan drainase tersumbat, tentu akan sulit mengatasi banjir,” jelasnya.

 

0 Komentar

© Copyright 2026 - Harian Pena